Buat kalangan yang sedang obesitas atau ingin menurunkan berat badan maka jalan yang dapat ditempuh adalah dengan menjalankan diet. Pada era sekarang ada banyak macam ketentuan dan macam diet yang bisa kamu pilih dan diterapkan untuk bisa menurunkan berat badan.
Setiap macam diet memiliki kaidah yang berbeda antara satu dengan lainnya seperti halnya diet dengan menurunkan konsumsi jumlah gula atau hanya mengkonsumsi protein dan sayur sampai pada ketentuan jadwal makan yang berbeda. Beberapa macam diet ini bisa kamu pilih menyesuikan dengan metode yang sesuai preferensi masing-masing.
Ingin mengetahui apa saja jenis diet optimal untuk mencapai badan sehat dan bugar? Baca artikel ini sampai selesai untuk mulai memilih jenis metode diet yang cocok untuk dipraktekkan agar kamu bisa segera memulainya.
Diet Atkins
Cara yang dilakukan pada metode atkins adalah diet dengan mengurangi karbohidrat seperti konsumsi nasi, jagung, nasi merah, singkong, dan lainnya. Pada metode ini akan semakin dianjurkan untuk tidak sama sekali mengkonsumsi karbohidrat, namun kamu masih diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan lainnya yang berupa sumber protein hewani, kacang-kacangan, sayur-mayur, dan buah-buahan.
Diet Ketogenik
Sama seperti diet atkins, diet ketogenik juga tidak menganjurkan pelakunya untuk mengkonsumsi karbohidrat sama sekali melainkan untuk memakan beberapa sumber lemak tidak jenuh seperti halnya alpukat, kelapa, salmon, tuna, chocolate, gandum atau oat, pisang, dan beberapa makanan lainnya. Diet ini mengubah gugus lemak tak jenuh dalam tubuh menjadi zat keton melalui proses ketosis.
Diet Paleo
Diet Paleo adalah metode diet yang mengkonsumsi sumber makanan yang diambil dari alam langsung atau bukan merupakan makanan olahan. Jadi kamu dianjurkan untuk mengolah sendiri bahan-bahan makanan yang alami seperti halnya sayur dan buah-buahan fresh, bawang putih dan bawang merah, daging-dagingan, ikan laut hingga telur ayam yang bukan merupakan makanan olahan.
Diet Mediteranian
Jenis diet ini berasal dari Yunani yang menyuruh pelakunya untuk memakan banyak olahan makanan berjenis kacang-kacangan, olahan dairy, olive oil, dan sayur-mayur fresh. Karena masakan asal Yunani tidak memiliki banyak kandungan karbohidrat, maka kamu dianjurkan memakan banyak jenis lemak tidak jenuh dan serat agar metabolisme badanmu lancar dan menghindari sumber gula berlebihan.
Diet Vegan
Sesuai dengan namanya, diet vegan adalah jenis yang tidak memperbolehkan mengkonsumsi protein hewani seperti halnya daging ayam, daging sapi, telur ayam, ikan-ikanan, dan olahan daging lainnya. Namun masih diperbolehkan mengkonsumsi produk dairy seperti susu, keju, dan margarine. Diet ini dibedakan lagi menjadi beberapa macam seperti lacto ovo vegetarian, fruitarian vegetarian, ovo vegetarian, dan lain-lainnya.
Diet Low-Carbs
Membatasi jumlah karbohidrat dalam sehari minimal 150 gram adalah metode dari diet low-carbs. Jika kamu menggunakan metode ini maka bagi jumlah karbohidrat dalam jadwal tiga kali makan dalam sehari masing-masing sebanyak 50 gram saja jangan lebih. Diet ini masih menganjurkan untuk makan protein hewani dan lain-lainnya yang diolah dengan cara sehat. Jenis diet low-carbs akan membutuhkan waktu cukup lama namun optimal jika dilakukan teratur.
Diet Intermittent Fasting
Jenis diet intermittent fasting dianggap sebagai yang paling mudah anjurannya karena masih memperbolehkan konsumsi segala jenis makanan namun ada pembatasan jadwal makan. Kamu bisa makan apapun makanan yang juga masih dikontrol dari jam 7 pagi sampai jam 3 sore dan baru boleh makan lagi setelah 13 jam puasa. Metode ini dilakukan setiap hari agar hasilnya maksimal.
Diet Dukan
Diet dukan memiliki fase-fase yang dibagi menjadi 4 macam yaitu attack, cruise, consolidation, dan stabilization. Namun intisari dari diet ini adalah kamu bisa membagi menjadi 2 tahap yaitu tahap penurunan berat badan dan tahap pemulihan. Saat tahap penurunan berat badan kamu diperbolehkan makan banyak jenis protein bersamaaan dengan olahraga sebaliknya tahap pemulihan menganjurkan kamu untuk makan banyak serat.
Diet Ultra-Low-Fat Diet
Ultra-low-fat diet adalah metode diet dengan membatasi jumlah lemak yang dikonsumsi dalam seharinya maksimal 10% dari keseluruhan jumlah protein, sayur, dan karbohidrat. Diet ini membantu kamu agar tubuh lebih sehat dengan mengkonsumsi protein yang menambah masa otot dan karbohidrat sebagai penunjang energi. Lemak adalah kandungan yang sulit untuk dicerna ketika jumlahnya ada banyak di tubuh kamu.
Diet Raw Foods
Jenis diet ini sama dengan diet paleo namun diet raw food lebih ketat karena membatasi mengolah makanan sehingga kamu benar-benar dituntun untuk memakan sayuran atau buah-buahan, karbohidrat dan protein nabati yang mengenyangkan. Kamu masih bisa mengolah beberapa jenis makanan itu hanya dengan cara merebus atau mengkukus saja. Seperti halnya memakan jagung rebus utuh, singkong rebus dan masih banyak lagi contohnya.
Diet Zone
Kalau kamu diet pasti akan mementingkan jumlah kalori yang masuk ke tubuh, maka dari itu diet zone ini akan cocok untuk metode ini. Diet zone adalah jenis diet yang memberi presentase kepada jumlah karbohidrat, protein, dan sayur. Dalam satu porsi makanan kamu hanya diperbolehkan mengkonsumsi 40% karbohidrat, 30% protein, dan 30% sayur-mayur. Pembagian ini juga bisa diaplikasikan setiap kali kamu makan berat.
Kesimpulan
Ada banyak jenis diet optimal untuk mencapai badan sehat dan bugar yang bisa kamu aplikasikan untuk melakukan penurunan berat badan. Dari setiap jenis diet, pastikan kamu memilih yang mampu melakukannya dan jangan lupa konsisten dalam menerapkannya.
Imbangi juga diet kamu dengan melakukan olahraga dan pola gaya hidup sehat. Diet berfungsi tidak hanya menurunkan berat badan namun juga membantu mengimbangi jumlah gula darah agar normal. Semoga metode dietmu berhasil ya.
