Beberapa penyakit ada yang disebabkan oleh virus dan bersifat menular. Virus sendiri menyerang sel-sel tubuh dan bekerja seperti inang, saat mereka sudah berkembang biak di dalam tubuh dan membentuk sel virus baru maka seseorang sudah terjangkit penyakit tersebut.
Ada berbagai macam penyakit yang disebabkan virus melalui penyebararan droplet manusia ketika bersin, air liur hewan, sampai dengan kegiatan seksual. Penyakit oleh virus ini dapat disembuhkan namun berpeluang menular sehingga si pelakunya wajib mengisolasikan diri dengan menggunakan masker atau social distancing.
Seperti halnya penyakit covid-19 yang disebabkan virus korona, selain itu ada beberapa macam penyakit lainnya yang disebabkan virus. Simak artikel ini sampai habis untuk mendapat penjelasan penyakit yang terjadi akibat virus.
1. Influenza
Macam penyakit akibat virus pertama adalah influenza yang disebabkan oleh virus yang ditularkan lewat udara yang gejalanya adalah batuk, sesak nafas, dan nyeri badan. Influenza juga biasa disebut dengan flu yaitu batuk diiringi dengan pilek berlendir dan sakit tenggorokan.
Influenza dibagi menjadi A dan B. Tipe A sering disebut influenza paling membahayakan karena terjadi secara mutasi cepat dan bisa menyebabkan pandemi. Sedangkan tipe B disebut sebagai wabah lokal yang sering menimpa anak-anak namun gejalanya bisa lebih berat daripada tipe A. Influenza sering disebabkan karena tubuh kurang asupan vitamin C.
2. Polio
Penyakit yang disebabkan virus polio ini menginfeksi tenggorokan dan saluran pernafasan sehingga masuk ke sel darah namun bukan termasuk penyakit flu. Polio adalah virus yang menginfeksi selaput di otak dan sumsum tulang belakang sehingga jika kronis bisa menyebabkan lumpuh.
Saat masih kecil sudah ada vaksin polio, sehingga ada peluang tubuh kebal dengan virus ini. Gejalanya penyakit ini tidak begitu berat seperti sakit tenggorokan, otot melemah, demam, sakit kepala, nyeri di bagian punggung dan leher sampai pada mati rasa di lengan dan tungkai.
3. Kanker Serviks
Merupakan penyakit akibat virus yang disebut dengan HPV (human papilomavirus) yang menyerang tubuh karena infeksi atau hubungan seksual. Virus ini dapat berkembang lama di tubuh wanita yang terdiri dari 100 varietas HPV namun hanya beberapa saja macamnya yang dapat berkembang menjadi kanker.
HPV ini menyebabkan selaput lendir dan pertumbuhan kulit atau kutil pada dinding rahim, jika dapat berkembang maka menyebabkan kanker. Saat ini beberapa penyembuhannya adalah dengan radioterapi, imunoterapi, kemoterapi dan lainnya.
4. AIDS
Penyakit AIDS disebabkan oleh virus yang disebut sebagai HIV (Human Immunodeviciency Virus) yang menyerang sistem kekebalan tubuh karena pengaruh paparan dengan lendir dari pelaku yang terjangkit penyakit ini seperti halnya sperma, lendir pada vagina, hingga air liur dan sebagainya.
Jika HIV sudah mencapai level atas maka akan mengakibatkan AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndorm yang gejalanya seperti demam tinggi, sakit perut, sakit kepala, nyeri otot atau persendian, ruam kulit, muntah, sakit tenggorokan, hingga sariawan.
5. Herpex Simplex
Adalah penyakit yang menimbulkan luka dingin pada sekitar area mulut atau alat kelamin. Herpex Simplex adalah penyakit dengan gejala awal flu ringan yang bisa dicegah dan tidak bisa sembuh total namun masih bisa ditangani dengan pengobatan sehingga mengurangi pencemarannya.
Penyakit ini bisa menular lewat paparan langsung dengan si penderita yang terinfeksi, oleh karena itu kurangi kegiatan berhubungan seks bebas dengan beberapa manusia berbeda agar tidak terjangkit herpex simplex.
6. Vericella
Vericella adalah penyakit yang juga disebut dengan cacar air atau chickenpox yang penularannya adalah melalui udara bebas dan kontak langsung dengan yang terjangkit. Penyakit ini bisa dicegah dengan melakukan vaksin vericella.
Gejala umumnya penderita vericella adalah flu pada umumnya namun juga menyebabkan cacar air pada beberapa tempat di permukaan kulit yang mudah menyebar. Oleh karena itu penyakit vericella bisa sangat mematikan karena penyebarannya pada ruang lingkup sekitar cepat.
7. Rabies
Apabila kamu punya binatang peliharaan di rumah seperti anabul, maka harus berhati-hati dengan cakaran atau gigitannya karena dapat menyebabkan rabies. Penyakit ini menyerang sistem saraf penderitanya yang menyebabkan penderita mengalami gejala flu sedang sampai dengan kronis seperti kejang dan gangguan mental.
Akibatnya kamu harus melakukan vaksin kepada hewan peliharaanmu agar mencegah rabies jika anabulmu memberontak. Pengobatan segera saat sudah terpapar anabul juga perlu dilakukan dengan memberi air mengalir pada area yang terkena gigitan dan cakaran selama 15 menit dengan menambahkan obat antiseptik.
8. Ebola
Jenis penyakit ini sering menyerang wilayah Afrika, Ebola adalah penyakit yang membahayakan dan membutuhkan isolasi serta perawatan insentif karena penyebarannya cukup cepat.
Penyakit yang disebabkan virus bernama ebola ini gejalanya cukup buruk seperti halnya pendarahan internal, demam berdarah, flu, hingga muntah dan diare. Untuk saat ini masih belum diketahui penyebab dari virus ini.
9. Zika
Adalah penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk aedes dan gejalanya menyamai demam berdarah seperti flu ringan, demam, nyeri sendi, dan ruam di kulit. Perbedaan zika dengan penyakit demam berdarah adalah bisa menyerang ibu hamil yang berpotensi menyebabkan pertumbuhan janin tertunda sampai dengan keguguran.
Zika bisa dicegah dengan mengurangi populasi nyamuk aedes dengan berbagai cara seperti mengurangi genangan air dan menanam tumbuhan pencegah nyamuk datang dan masih banyak lainnya.
10. Hepatitis
Penyakit hepatitis ini biasa menyerang hati dan liver lewat penularan melalui cairan tubuh seperti sperma atau darah si penderita. Hepatitis ini selain disebabkan oleh virus juga dapat terjadi karena pengaruh gaya hidup tidak sehat seperti konsumsi alkohol dan merokok.
Hepatitis pada umumnya tidak dapat diketahui secara jelas sedang menyerang seseorang atau tidak dan hanya bisa diketahui saat penderita sudah cek tes darah ke laboratorium.
Penyakit yang disebabkan virus ternyata ada banyak dan dapat terjadi karena kontak dengan manusia, udara bebas, hingga pengaruh hewan di sekitar kita. Cara pencegahannya adalah dengan mengelola gaya hidup sehat serta menjaga kebersihan sekitar kamu.
Karena gejalanya terkadang ringan, maka penyakit akibat virus terkadang tidak diketahui secara pasti dan jika kamu sedang mengalami kondisi badan tidak fit ada sebaiknya untuk segera konsumsi vitamin untuk menjaga imunitas tubuh.
