Mencegah Gula Darah Tinggi agar Kesehatan Seimbang

Pernah nggak sehabis liburan dan kembali beraktifitas dengan keadaan tubuh lemas dan tidak bertenaga? Bisa jadi kamu sedang mengalami gula darah tinggi karena terlalu banyak mengkonsumsi berbagai jenis makanan saat berlibur.

Kok bisa ya menghabiskan liburan berkuliner malah menimbulkan gula darah tinggi? Sebenarnya gejala ini dapat disebabkan karena tubuh menolak memproses glukosa yang didapat dari asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh kamu, sehingga kadarnya semakin banyak di aliran darah.

Boleh dan wajar kalau kamu mengkonsumsi makanan namun perlu diingat lagi jika kadar glukosa dalam tubuh ini juga harus dijaga sebaik mungkin. Mencegah gula darah tinggi bisa kamu lakukan ketika merasakan gejala awalnya seperti mudah lelah, susah konsentrasi, atau selalu merasa haus.

Mulai ketahui mengenai gangguan gula darah tinggi, seperti pencegahan dan penyebabnya, agar kamu mulai waspada.

Apa Itu Gula Darah Tinggi dan Penyebabnya?

Kamu dan setiap manusia memiliki kadar glukosa berbeda di tubuh masing-masing. Pada umumnya glukosa ada di dalam tubuh sebagai sumber energi dan dihasilkan dari makanan yang kamu santap. Namun, ketika hormon insulinmu tidak dapat bekerja dengan baik, maka glukosa akan mengendap di darah, dan dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.

Gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah keadaan kadar gula dalam darah yang berlebihan atau mencapai >180-200 mg/dL. Adapun penyakit ini dapat terjadi disebabkan karena:

  1. Kekurangan hormon insulin (diabetes tipe 1) atau sel tubuh kebal dengan insulin (diabetes tipe 2)
  2. Faktor keturunan yang punya penyakit diabetes
  3. Pemakaian obat-obatan tertentu seperti kortosteroid, diuretik, dan pil KB
  4. Kurang beraktifitas dan malas olahraga
  5. Obesitas
  6. Stress
  7. Sering mengkonsumsi makanan manis, gorengan, alkohol, atau merokok
  8. Dehidrasi

Karena penyakit gula darah tinggi termasuk yang tidak bisa diobati secara menyeluruh namun hanya dapat dicegah, maka kamu bisa mengusahakan beberapa cara di bawah ini agar kadarnya normal:

Medical Check-Up Rutin

Salah satu cara pencegahan dan mengetahui mengenai riwayat penyakit gula darah tinggi adalah dengan medical check-up ke dokter diabetes. Adapun kadar gula darah normal ada di kisaran 70-100 mg/dL dan setelah makan mencapai kisaran 140 mg/dL. Jika kamu penasaran mengenai kadar gula darah maka bisa melakukan beberapa tes, seperti:

  1. Pengambilan sampel di ujung jari dengan glukometer
  2. Pengambilan sampel darah di pembuluh pada bagian lengan atau paha untuk dicek pada laboratorium
  3. Tes GDP atau gula darah puasa dalam kurun waktu 8 jam
  4. Oral Glucose Tolerance Test yaitu tes sebelum dan sesudah meminum cairan glukosa untuk mengetahui perbandingannya
  5. Tes HbA1c yaitu tes pengambilan darah hemoglobin A1c terhadap jumlah glukosa yang terikat di dalam darah selama kurun waktu 3 bulan terakhir

Apabila hasil tes sudah keluar dan kamu dinyatakan mengidap penyakit hiperglikemia biasanya dokter akan memberi obat untuk menstimulasi kerja insulin dan wajib check-up secara berkala.

Rutin Berolahraga

Ada beberapa penyebab hiperglikemia yang dikarenakan malas berolahraga dan juga pola hidupnya tidak sehat seperti sering begadang hingga jarang beraktifitas. Jika kamu ingin menghindari gula darah tinggi, maka lakukanlah olahraga yang meningkatkan hormon insulin, seperti halnya:

  1. Aerobik yang meningkatkan kognitifitas otak, otot, dan tenaga secara bersamaan
  2. Olahraga kebugaran atau membentuk otot seperti weighlifting dan banyak lainnya
  3. Renang, Bersepeda, dan Jogging untuk meningkatkan mood dan otot

Melakukan olahraga jelas berdampak buat kamu yang sebelumnya hanya mengandalkan aktifitas sehari-hari atau pola hidup yang tidak seimbang. Tentu berolahraga juga diimbangi dengan gizi yang sesuai.

Kaidah Menjaga Asupan Makanan

Cara pencegahan ini adalah yang paling penting mengingat jumlah glukosa dalam tubuh kamu dipengaruhi oleh sumber gizi yang terserap. Ini adalah beberapa kaidah menjaga asupan makanan yang bisa kamu terapkan:

  1. Hindari makan-makanan tidak sehat seperti gorengan dan pilih makanan yang indeks glikemiksnya rendah
  2. Makanan berserat yang tidak larut air seperti kentang, kembang kol, kacang hijau dan gandum utuh
  3. Makan karbohidrat yang tidak tidak tinggi kadar gula seperti oat, gandum utuh, beras merah, beras hitam, dll
  4. Batasi makan manis-manisan, konsumsi gula sebanyak tidak lebih dari 30 mg dalam sehari untuk manusia dewasa

Jika kamu ingin benar-benar menjaga pola makan maka melakukan kaidah diet juga bisa dilakukan dengan membatasi kalori per hari dari makanan yang disantap.

Atur Pola Hidup Sehat

Agar kamu bisa survive dengan gula darah tinggi, selain berolahraga dan menjaga asupan makanan bisa juga dilakukan dengan atur pola hidup sehat. Ini adalah tahap yang saling melengkapi untuk bisa mencapai gula darah normal. Berikut adalah cara pola hidup sehat:

  1. Meminum air putih untuk dewasa minimal 2 liter
  2. Hindari kegiatan yang menyebabkan stress berkepanjangan
  3. Atur jadwal bangun-tidur secara rutin
  4. Ikuti aplikasi yang menunjang kesehatan seperti diet tracker atau schedule tracker

Melakukan pola hidup sehat adalah hal yang bisa membantu menjaga kesehatan tidak hanya untuk gula darah tinggi namun juga tekanan darah tinggi, penyakit automimun dan masih banyak lainnya.

Kesimpulan

Di Indonesia pasien dengan riwayat penyakit diabetes jumlahnya cukup banyak dan ini diakibatkan karena hiperglikemia yang menyerang mereka. Oleh karena itu jika kamu mau sehat coba beberapa tips yang ada di artikel ini untuk mencegah gula darah tinggi agar tidak semakin memburuk.

Bila kamu punya pola gaya hidup sehat, rajin berolahraga, dan bisa menjaga asupan gizi maka resiko berpenyakit gula darah tinggi akan rendah. Mulai jaga kesehatan sekarang dan perhatian dengan kadar gula darah kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Cara Mengatasi Tinnitus

Ini Dia! Cara Mengatasi Tinnitus Secara Alami

Sebagai seorang dokter, Aku sering kali menemui pasien yang mengeluhkan suara berdengung, mendesis, atau seperti siulan di telinga, padahal tidak ada sumber suara dari luar. Kondisi ini dikenal sebagai tinnitus, dan jujur saja, ini bukan masalah…

Memahami 9 Macam Penyakit Saraf dalam Tubuh

Saraf adalah sistem atau pusat peredaran sinyal di dalam tubuh yang menghubungkan otak, sumsum tulang belakang, dan beberapa macam saraf tepi (kranial, spinal, somatik, dan otonom). Saraf menghantarkan aliran neuron ke berbagai macam organ tubuh…

Mengenal Penyakit Asma, Kenapa Bisa Mematikan?

Penyakit yang biasa menyerang saluran pernafasan dan mengakibatkan sesak nafas disebut juga dengan asma. Disebabkan karena hiperaktivitas bronkus yang terjadi karena dipengaruhi banyak faktor, beberapa karena faktor genetik, terpapar polusi udara, sensitif dengan bulu hewan,…